Sakura - Text Select

Monday, February 24, 2020

Ngojek Di Bayar Pake Ngentot


KASIR4D - Siang pagi itu Maman sudah stay di pangkalan ojek, seperti biasanya setiap siang ia selalu siap mengantar orang yang ingin ngojek. Sebenarnya Maman adalah Tukang bersih-bersih di taman kotanya, namun kalau siang dia memilih menjadi tukang ojek untuk menambah penghasilannya. Entah kenapa hari itu pria berusia 30 tahun itu tidak mendapat penumpang sama sekali, karena hari itu banyak tukang ojek lain yang lebih diminati. Togel Online

“Maman, hari ini bukan jatahnya ente, sabar ye”,
“Hehe, iya kali pak, mungkin bukan hari keberuntungan saya”, Maman tetap tenang saja, meski teman temannya tampak sedang asyik ngobrol sambil menghitung uang.
Setelah itu tiba tiba hujan pun tiba, teman teman Maman memilih untuk pulang.

“Maman, ente gak pulang? Hujan gini jarang yang mau ngojek”,
“Nanti aja pak, belum dapat sama sekali nih”,
“Oke dah, semangat Maman”, Lalu teman teman Maman sudah pergi, kini ia sendiri di pangkalan ojek itu.

Tepat pukul Sampai malam hujan belum reda, Maman mulai putus asa, namun saat ia ingin pulang, tampak seorang Cewek yang kehujanan berlari menuju pangkalan ojek itu.

“Mas mas, tukang ojek kan?”,
“Iya mbak, mau ngojek?”,
“iya mas, aduh, pakai basah kuyub begini”, Maman melihat cewek itu memang sudah basah kuyub, pakaiannya yang basah itu membuat lekuk tubuh cewek itu terlihat begitu montok, belahan dadanya juga terlihat basah. “Ini mbak pakai jas hujan saya saja”,
“aduh mas, saya udah basah ini, mas aja yang pake”,
“jangan mbak, nanti mbaknya masuk angin, udah pakai saja” Lalu Cewek itu memakai jas hujan Maman. Segera Maman menyalakan motornya, lalu diikuti cewek itu duduk di belakang, Maman merasa ada yang menempel dipunggungnya, tapi ia memilih diam saja.

“Rumahnya dimana mbak?”,
“di ****** mas”, “Oke mbak, yuk brangkat” Lalu

Maman segera berangkat menuju rumah cewek itu, meski Maman tidak memakai jas hujan.

Setelah 30 menit perjalanan, Maman sampai ditujuan, ia menuju depan rumah itu, dan menghentikan motornya. Cewek itu lalu turun dari motor Maman dan melepas jas hujan.

“huuh, maaf ya mas, masnya jadi basah kuyub gitu”,
“gak papa mbak, udah biasa”,
“Bayarnya nanti dulu mas, masuk dulu aja ya”,
“aduh ndak usah mbak, udah malam ini”,
“Pokoknya mas masuk dulu, nanti baru aku bayar ongkos ojeknya”,
“Ya udah deh mbak”. Sekarang Maman bersama cewek itu masuk kerumah itu, tampak rumahnya sepi, Maman memilih duduk dikursi plastik, karena takut sofa dirumah itu ikut basah karenanya.

“Mas, bentar ya, aku masuk dulu” Lalu cewek itu masuk kedalam, Maman berusaha menyembunyikan kedinginannya.

Beberapa menit kemudian cewek itu kembali keruang tamu, dan Maman yang basah itu jadi kaget melihat cewek itu Cuma memakai handuk yang menutupi separuh buah dada montok cewek itu, sampai kelututnya saja.

“Mas ,maaf lama, ini ada teh anget”,
“i…iya mbak…makasih”, “Mas namanya sapa?”,
“saya Maman mbak”,
”kenalin saya Silvi, mas Maman asli sini?”,
“i…iya mbak”,
“Mas Maman kedinginannya? Ganti baju dulu aja gimana?”,
“Loh, emang ada baju buat cowok mbak disini?”,
“Ada, bajunya mantan suami saya, tunggu ya mas bentar”, cewek itu lalu masuk kekamarnya.

Apa yang dimaksud KASIR4D ? Untuk Lebih Jelasnya Bisa Kunjungi : Kasir4D, Agen Togel, Bandar Togel, Casino Online Terpercaya

Maman cukup kaget, sepertinya ia baru menemukan perempuan yang cukup mempesona, mungkin baru saja ditinggal suaminya.

“Ini mas, mas bisa ganti dikamar, saya mau mandi dulu…”,
“i…iya mbak, makasih ya” Celana pendek dan kaos dari Silvi ditaruh didekat Maman, lalu cewek itu pergi kekamar mandi.
Maman menghabiskan teh hangat itu, lalu menuju kamar Silvi.

Maman mulai memikirkan yang tidak tidak, apa lagi setelah masuk dikamar Silvi, yang baunya harum sekali. Maman juga melihat pakaian, Bh dan celana dalam Silvi yang basah ditinggal berserakan diatas kasur, Entah dari mana ada pikiran mesum dari Maman untuk mengecek Bh dan celana dalam, itu, ia tau kalau ukurannya bh itu cukup besar, Maman geleng geleng saja, lalu segera berganti pakaian.

Meski setelah memakai pakaian pemberian Silvi, Maman masih merasa dingin, segera ia melipat pakaiannya yang basah tadi. Tiba tiba suara air di kamar mandi sudah tidak ada, dan Silvi tampak sudah kembali kekamarnya.

Maman mencium bau harum dari Silvi yang baru saja mandi itu, ia jadi makin malu untuk melihat cewek montok itu.

“Mas Maman udah ganti?”,
“ini…udah mbak”,
” hehe, pas banget ya, kayak suamiku dulu aja kamu…” Jgleer, Maman sempat kaget sekali.
“Emang Suaminya mbak kemana?”,
“udah cerai mas, dia selingkuh”, “aduh kasian mbak Silvi”,
“hehe, mau kemana kamu Maman?”,
“mau kedepan mbak, gimana ongkosnya mbak? Saya mau pulang…”,
 “Aduuh, santai dulu Maman, masih hujan tuh”, “iya sih mbak, tapi kan…”,
“Udah disini aja, didepan dingin juga, loh” Lalu Maman masih bingung, ia ingin sekali mendekati tubuh indah Silvi yang duduk dikasur itu, tapi ia juga malu.

Silvi melihat bh dan celana dalamnya tadi sudah berpindah kesebelah Maman, ia berfikir pasti tadi Maman mengecek pakaiannya itu,

“Maman, bh dan celana dalamku disini tadi mana?” Silvi pura pura tidak tau, Maman makin kaget dan malu. “aduh, itu tadi, pas Maman mau ganti, jatuh kesitu mbak” Maman menunjuk kearah pakaian dalam Silvi, cewek itu hanya bisa menahan tawanya.
“kok bisa sih mas?”,
“gak tau mbak, haha”,
“hehe, sini mas duduk sini” Lalu tangan Silvi yang mulus itu mengajak Maman untuk duduk, tentu saja Maman menurut.
“Ongkosnya berapa sih mas?”,
“anu, 10 rebu aja deh mbak”,
 “kok murah bangeet”,
“kan udah mbak Silvi sediain teh anget sama pakaian ini, hehe”,
“sama..pakaian dalamku juga ya? Haha”, Maman hanya bisa tersenyum malu malu, melihat cewek cantik itu tertawa. “aduh mas Maman, dingin ya”,
 “i…iya mbak” Silvi tampak mendekati Maman.
“Mas Maman, mau yang anget anget lagi?”,
“Teh anget lagi mbak?”,
“yang lebih enak ini mas”,
“apa mbak?”,
“tubuhku yang anget ini” Sontak penis Maman berdiri dicelana pendek itu. “aduh mbak, yang bener?”, “iya mas, sini deh…”

Lalu tangan Maman ditarik dan ditempel kan kebuah dada montok Silvi, lalu digerak gerakkan mengelus buah kenyal itu.

“gimana mas?”,
“mm…iya sih… anget mbak” Lalu Silvi yang menggigit bibirnya itu merebahkan dirinya dikasur, dan melepas handuknya.

Sekarang Silvi sudah telanjang bulat, tubuh indahnya dilihati Maman yang menelan ludah itu, karena buah dada montok Silvi tampak bergoyan goyang.

“Ini lebih anget mas” Tangan Maman diletakkan dipaha mulus Silvi, Tanpa perlu dibantu, Maman sudah asyik mengelus ngelus paha cewek itu.
“mmmf….terusin mas, biar tambah anget, hehe” Maman makin bergairah menikmati tubuh Silvi.

Kedua tangannya mulai asyik mengelus ngelus paha mulus itu, juga sempat berusaha membuka selangkangan Silvi.

“nanti dulu itu mas, yang dalem ntar yach, mmmf….”,  Casino Online
“Mbak Silvi, udah lama gak dipegang cowok ya?”,
“tuh tau,hehe, sini sini, perut ku minta dielus juga”, Segera tangan Maman bergerak naik keperut cewek itu, dia pijat pelan pelan, sambil merasakan dirinya makin bernafsu menikmati tubuh Silvi.

Tangan Maman makin naik, kini ia meremas Buah dada montok Silvi dari bawah keatas, membuat cewek montok itu mendesah,

“mmmf…mantep mas… udah sering ngelus ginian yach?”,
“jarang banget malahan mbak, punya mbak gede banget sih, aku jadi seneng banget” Tangan yang asyik meremas buah kenyal itu mulai memijit puting coklat Silvi, terlihat puting itu mulai mengeras karena diputar putar oleh tangan Maman.
“aaahn…mmmf….nakal mas Maman…uuuh”, Beberapa menit kemudian setelah puas meraba tubuh mulus Silvi, Maman melepas semua pakaiannya.
“Aduh jadi kepanasan sekarang”,
“hehe, sini mas, naik sini dong” Karena ajakan Silvi, sontak Maman menaiki tubuh Mulus Silvi.

Penisnya Maman sudah menempel diatas selangkangan cewek itu,

“uuuuh, kontolnya mas Maman udah tegang tuh, aku…ummm” Maman sudah langsung mencium bibir cantik Silvi, Lidahnya mulai asyik berputar putar didalam.
“mmm…cup…cup…mmm..slruuuup, bales ciumanku dong cantik…” Segera Silvi membalas ciuman Maman, kini Tukang ojek itu sedang bermain lidah dengan Silvi.

Setelah puas, Maman berhenti, dan tangannya segera memegang paha mulus Silvi, lalu ia membuka selangkangan cewek itu pelan pelan, dan Vagina basah Silvi sudah terlihat memperindah pemandangan itu.

“uuuh, mas Maman udah mau ngentotin aku ya?”,
“Ya mbak Silvi sih, ngajakin terus”,
“hehe, iya silahkan mas, aku mau dong dientot” Segera Maman mencium bibir vagina Silvi, lidahnya mulai asyik berputar putar didalam memek basah itu, Air didalamnya juga disedot terus oleh Maman. “aaaahn…mas…uuuuf…eeiih…geli..” Kaki Silvi bergerak gerak, Silvi juga sibuk mendesah karena ulah Maman yang mengobok obok memeknya itu.

“slruup…seger mbak, ini enak baru yang anget anget…slruup…mmm” Silvi jadi merem melek menahan kenikmatan luar biasa itu.

Setelah puas, Maman memegang penisnya, dan menempelkannya dimulut vagina Silvi.

 “Mbak Silvi siap ya?”,
“mmmf…iya mas”,
“Nih pasti lebih hebat dari suami kamu dulu..” Sleeb, penis itu sekarang sudah masuk didalam memek basah Silvi. Penis Maman terasa diremas dinding vagina Silvi, Maman mendongak keatas sambil geleng geleng.
“woooh, masih sempat mbak, asyik niih”. Penis itu perlahan digerakkan maju mundur, kini Gesekan nikmat itu dirasakan Silvi, tampak tubuhnya mulai menggelinjang.
“mmmf…uuuh…aaah…ooouhh…mmmf”, suara Desahan Silvi itu diiringi suara hentakan penis Maman divaginanya.

Maman mempercepat gerakannya, kini penisnya dengan cepat menabrak dan menggoyang memek nikmat Silvi. Maman juga asyik meremas bagian tubuh Silvi dengan tangannya, buah dada dan pantat montok Silvi bergantian diremas remas.

“oooh, eih eih eih…mas Maman….aaahn…mmf…enak mas….oooh..hebatnya…uuuf”,
“Iya pasti, stamina Tukang ojek itu tak ada habisnya, haha” Maman makin ganas menghajar memek Silvi dengan penisnya yang berdenyut denyut karena kenikmatan dinding vagina itu.

Hampir setengah jam Maman asyik ngentot tubuh Silvi yang menggairahkan itu, Dia asyik meniduri cewek itu meski tau hujan diluar sudah reda.

“Mbak Silvi…kamu memang mempesona”,
“mmf…uuuh…makasih mas…uuuf”,
“Mas Maman udah mau keluar nih mbak…oooh”,
“Keluarin didalem mas…oooh…isi memekku dengan pejuh mu…aaaaahn!” Croot crooot crooot, Maman menumpahkan spermanya didalam vagina Silvi. Setelah ia merasakan kenikmatan luar biasa itu, penisnya dicabut, lalu air bercampur sperma keluar dari memek Silvi yang masih menggelinjang.

Beberapa menit kemudian Maman memeluk Silvi dan menciumnya.

“Udah mbak Silvi, ongkos ojeknya udah kebayar, mbak Silvi memang enak banget dientot”,
“hehe, makasih mas Maman, udah mau nemenin aku malam ini, cupp” Lalu Silvi memeluk Maman, dan mereka segera tidur bersama dikamar itu tanpa berpakaian.

Esok paginya, Maman bangun, ia cukup kaget, karena penisnya yang tegang itu sedang asyik diemut dan dijilati oleh Silvi,

“mmmf…slruup..mmf..pagi mas Maman…”,
“Loh, Silvi sudah asyik aja…”,
“Tadi aku bangun tidur penismu udah berdiri, ya gak disia siain dong, hehehe”,
“bisa aja mbak Silvi ini, hehe” Lalu karena terangsang kembali, pagi itu Maman menyetubuhi Silvi untuk yang kedua kalinya, tentu lebih nikmat karena mereka mulai saling suka.

Sunday, February 23, 2020

Ngentot Dengan Mertuaku Memeknya Sempit


KASIR4D - Sudah dua tahun ini aku menikah dengan Vivi, dia seorang model iklan dan 1 tahun lalu, dia menjadi seorang bintang sinetron, sementara aku sendiri adalah seorang wiraswasta di bidang pompa bensin.

Usiaku kini 33 tahun, sedangkan Vivi usia 24 tahun. Vivi seorang yang cantik dengan kulit yang putih bersih mungkin karena keturunan dari ibunya. Togel Online

Aku pun bangga mempunyai istri secantik dia. Ibunya Vivi, mertuaku, sebut saja Mama Monik, orangnya pun cantik walau usianya sudah 38-tahun. 

Mama Monik merupakan istri ketiga dari seorang pejabat negara ini, karena istri ketiga jadi suaminya jarang ada di rumah, paling-paling sebulan sekali. Sehingga Mama Monik bersibuk diri dengan berjualan berlian.

Aku tinggal bersama istriku di rumah ibunya, walau aku sndiri punya rumah tapi karena menurut istriku, ibunya sering kesepian maka aku tinggal di “Pondok Mertua Indah”. 

Aku yang sibuk sekali dengan bisnisku, sementara Mama Monik juga sibuk, kami jadi kurang banyak berkomunikasi tapi sejak istriku jadi bintang sinetron 6 bulan lalu, aku dan Mama Monik jadi semakin akrab malahan kami sekarang sering melakukan hubungan suami istri.

Sejak istriku sibuk syuting sinetron, dia banyak pergi keluar kota, otomatis aku dan mertuaku sering berdua di rumah, karena memang kami tidak punya pembantu.

Tiga bulan lalu, ketika istriku pergi ke Jogja, setelah kuantar istriku ke stasiun kereta api, aku mampir ke rumah pribadiku dan baru kembali ke rumah mertuaku kira-kira jam 11.00 malam. Ketika aku masuk ke rumah aku terkaget, rupanya mertuaku belum tidur. Dia sedang menonton TV di ruang keluarga.

“Eh, Mama.. belum tidur..”

“Belum, Roy.. saya takut tidur kalau di rumah belum ada orang..”

“Oh, Maaf Ma, saya tadi mampir ke rumah dulu.. jadi agak telat..”

“Vivi.. pulangnya kapan?”

“Ya.. kira-kira hari Sabtu Depan, Ma.. Oh.. sudah malam Ma, saya tidur dulu..”

“Ok.. Roy, selamat tidur..”

Kutinggal Mama Monik yang masih nonton TV, aku masuk ke kamarku, lalu tidur. Keesokannya, Sabtu Pagi ketika aku terbangun dan menuju ke kamar makan kulihat Mama Monik sudah mempersiapkan sarapan yang rupanya nasi goreng, makanan favoritku.

“Selamat Pagi, Roy..”

“Pagi.. Ma, wah Mama tau aja masakan kesukaan saya.”

“Kamu hari ini mau kemana Roy?”

“Tidak kemana-mana, Ma.. paling cuci mobil..”

“Bisa antar Mama, Mama mau antar pesanan berlian.”

“Ok.. Ma..”

Hari itu aku menemani Mama pergi antar pesanan dimana kami pergi dari jam 09.00 sampai jam 07.00 malam. Selama perjalanan, Mama menceritakan bahwa dia merasa kesepian sejak Vivi makin sibuk dengan dirinya sendiri dimana suaminya pun jarang datang, untungnya ada diriku walaupun baru malam bisa berjumpa. Sejak itulah aku jadi akrab dengan Mama Monik.

Sampai di rumah setelah berpergian seharian dan setelah mandi, aku dan Mama nonton TV bersama-sama, dia mengenakan baju tidur modelnya baju handuk sedangkan aku hanya mengenakan kaus dan celana pendek. Tiba-tiba Mama menyuruhku untuk memijat dirinya.

“Roy, kamu capek nggak, tolong pijatin leher Mama yach.. habis pegal banget nih..”

“Dimana Ma?”

“Sini.. Leher dan punggung Mama..”

Aku lalu berdiri sementara Mama Monik duduk di sofa, aku mulai memijat lehernya, pada awalnya perasaanku biasa tapi lama-lama aku terangsang juga ketika kulit lehernya yang putih bersih dan mulus kupijat dengan lembut terutama ketika kerah baju tidurnya diturunkan makin ke bawah dimana rupanya Mama Monik tidak mengenakan BH dan payudaranya yang cukup menantang terintip dari punggungnya olehku dan juga wangi tubuhnya yang sangat menusuk hidungku.

“Maaf, Ma.. punggung Mama juga dipijat..”

“Iya.. di situ juga pegal..”

Apa yang dimaksud KASIR4D ? Untuk Lebih Jelasnya Bisa Kunjungi : Kasir4D, Agen Togel, Bandar Togel, Casino Online Terpercaya

Dengan rasa sungkan tanganku makin merasuk ke punggungnya sehingga nafasku mengenai lehernya yang putih, bersih dan mulus serta berbulu halus. 

Tiba-tiba Mama berpaling ke arahku dan mencium bibirku dengan bibirnya yang mungil nan lembut, rupanya Mama Monik juga sudah mulai terangsang.

“Roy, Mama kesepian.. Mama membutuhkanmu..” Aku tidak menjawab karena Mama memasukkan lidahnya ke mulutku dan lidah kami bertautan.

Tanganku yang ada di punggungnya ditarik ke arah payudaranya sehingga putingnya dan payudaranya yang kenyal tersentuh tanganku.

Hal ini membuatku semakin terangsang, dan aku lalu merubah posisiku, dari belakang sofa, aku sekarang berhadapan dengan Mama Monik yang telah meloloskan bajunya sehingga payudaranya terlihat jelas olehku.

Aku tertegun, rupanya tubuh Mama Monik lebih bagus dari milik anaknya sendiri, istriku. Aku baru pertama kali ini melihat tubuh ibu mertuaku yang toples.

“Roy, koq bengong, khan Mama sudah bilang, Mama kesepian..”

“iya.. iya.. iya Mah,”

Ditariknya tanganku sehingga aku terjatuh di atas tubuhnya, lalu bibirku dikecupnya kembali. Aku yang terangsang membalasnya dengan memasukkan lidahku ke mulutnya. 

Lidahku disedot di dalam mulutnya. Tanganku mulai bergerilya pada payudaranya. Payudaranya yang berukuran 36B sudah kuremas-remas, putingnya kupelintir yang membuat Mama Monik menggoyangkan tubuhnya karena keenakan.

Tangannya yang mungil memegang batangku yang masih ada di balilk celana pendekku. Diusap-usapnya hingga batangku mulai mengeras dan celana pendekku mulai diturunkan sedikit, setelah itu tangannya mulai mengorek di balik celana dalamku sehingga tersentuhlah kepala batangku dengan tangannya yang lembut yang membuatku gelisah.

Keringat kami mulai bercucuran, payudaranya sudah tidak terpegang lagi tanganku tapi mulutku sudah mulai menari-nari di payudaranya, putingnya kugigit, kuhisap dan kukenyot sehingga Mama Monik kelojotan, sementara batangku sudah dikocok oleh tangannya sehingga makin mengeras.

Tanganku mulai meraba-raba celana dalamnya, dari sela-sela celana dan pahanya yang putih mulus kuraba vaginanya yang berbulu lebat. Sesekali kumasuki jariku pada liang vaginanya yang membuat dirinya makin mengelinjang dan makin mempercepat kocokan tangannya pada batangku.

Hampir 10 menit lamanya setelah vaginanya telah basah oleh cairan yang keluar dengan berbau harum, kulepaskan tanganku dari vaginanya dan Mama Monik melepaskan tangannya dari batangku yang sudah keras.

Mama Monik lalu berdiri di hadapanku, dilepaskannya baju tidurnya dan celana dalamnya sehingga aku melihatnya dengan jelas tubuh Mama Monik yang bugil dimana tubuhnya sangat indah dengan tubuh tinggi 167 cm, payudara berukuran 36B dan vagina yang berbentuk huruf V dengan berbulu lebat, membuatku menahan ludah ketika memandanginya.

“Roy, ayo.. puasin Mama..”

“Ma.. tubuh Mama bagus sekali, lebih bagus dari tubuhnya Vivi..”

“Ah.. masa sih..”

“Iya, Ma.. kalau tau dari 1 tahun lalu, mungkin Mamalah yang saya nikahi..”

“Ah.. kamu bisa aja..”

“Iya.. Ma.. bener deh..”

“Iya sekarang.. puasin Mama dulu.. yang penting khan kamu bisa menikmati Mama sekarang..”

“Kalau Mama bisa memuaskan saya, saya akan kawini Mama..”

Mama lalu duduk lagi, celana dalamku diturunkan sehingga batangku sudah dalam genggamannya, walau tidak terpegang semua karena batangku yang besar tapi tangannya yang lembut sangat mengasyikan.

“Roy, batangmu besar sekali, pasti Vivi puas yach.”

“Ah.. nggak. Vivi.. biasa aja Ma..”

“Ya.. kalau gitu kamu harus puasin Mama yach..”

“Ok.. Mah..”

Mulut mungil Mama Monik sudah menyentuh kepala batangku, dijilatnya dengan lembut, rasa lidahnya membuat diriku kelojotan, kepalanya kuusap dengan lembut.

Batangku mulai dijilatnya sampai biji pelirku, Mama Monik mencoba memasukkan batangku yang besar ke dalam mulutnya yang mungil tapi tidak bisa, akhirnya hanya bisa masuk kepala batangku saja dalam mulutnya. Casino Online

Hal ini pun sudah membuatku kelojotan, saking nikmatnya lidah Mama Monik menyentuh batangku dengan lembut. Hampir 15 menit lamanya batangku dihisap membuatnya agak basah oleh ludah Mama Monik yang sudah tampak kelelahan menjilat batangku dan membuatku semakin mengguncang keenakan.

Setelah itu Mama Monik duduk di Sofa dan sekarang aku yang jongkok di hadapannya. Kedua kakinya kuangkat dan kuletakkan di bahuku. Vagina Mama Monik terpampang di hadapanku dengan jarak sekitar 50 cm dari wajahku, tapi bau harum menyegarkan vaginanya menusuk hidungku.

“Ma, Vagina Mama wangi sekali, pasti rasanya enak sekali yach.”

“Ah, masa sih Roy, wangi mana dibanding punya Vivi dari punya Mama.”

“Jelas lebih wangi punya mama dong..”

“Aaakkhh..”

Vagina Mama Monik telah kusentuh dengan lidahku. Kujilat lembut liang vagina Mama Monik, vagina Mama Monik rasanya sangat menyegarkan dan manis membuatku makin menjadi-jadi memberi jilatan pada vaginanya.

“Ma, vagina.. Mama sedap sekali.. rasanya segar..”

“Iyaah.. Roy, terus.. Roy.. Mama baru kali ini vaginanya dijilatin.. ohh.. terus.. sayang..”

Vagina itu makin kutusuk dengan lidahku dan sampai juga pada klitorisnya yang rasanya juga sangat legit dan menyegarkan. Lidahku kuputar dalam vaginanya, biji klitorisnya kujepit di lidahku lalu kuhisap sarinya yang membuat Mama Monik menjerit keenakan dan tubuhnya menggelepar ke kanan ke kiri di atas sofa seperti cacing kepanasan.

“Ahh.. ahh.. oghh oghh.. awww.. argh.. arghh.. lidahmu Roy.. agh, eena.. enakkhh.. aahh.. trus.. trus..” Klitoris Mama Monik yang manis sudah habis kusedot sampai berulang-ulang, tubuh Mama Monik sampai terpelintir di atas sofa, hal itu kulakukan hampir 30 menit dan dari vaginanya sudah mengeluarkan cairan putih bening kental dan rasanya manis juga, cairan itupun dengan cepat kuhisap dan kujilat sampai habis sehingga tidak ada sisa baik di vaginanya maupun paha mama Monik.

“Ahg.. agh.. Roy.. argh.. akh.. akhu.. keluar.. nih.. ka.. kamu.. hebat dech..” Mama Monik langsung ambruk di atas sofa dengan lemas tak berdaya, sementara aku yang merasa segar setelah menelan cairan vagina Mama Monik, langsung berdiri dan dengan cepat kutempelkan batang kemaluanku yang dari 30 menit lalu sudah tegang dan keras tepat pada liang vagina Mama Monik yang sudah kering dari cairan. Mama Monik melebarkan kakinya sehingga memudahkanku menekan batangku ke dalam vaginanya, tapi yang aku rasakan liang vagina Mama Monik terasa sempit, aku pun keheranan.

“Ma.. vagina Mama koq sempit yach.. kayak vagina anak gadis.”

“Kenapa memangnya Roy, nggak enak yach..”

“Justru itu Ma, Mama punya sempit kayak punya gadis. Saya senang Ma, karena vagina Vivi sudah agak lebar, Mama hebat, pasti Mama rawat yach?”

“Iya, sayang.. walau Mama jarang ditusuk, vaginanya harus Mama rawat sebaik-baiknya, toh kamu juga yang nusuk..”

“Iya Ma, saya senang bisa menusukkan batang saya ke vagina Mama yang sedaap ini..”

“Akhh.. batangmu besar sekali..”

Vagina Mama Monik sudah terterobos juga oleh batang kemaluanku yang diameternya 4 cm dan panjangnya 28 cm, setelah 6 kali kuberikan tekanan.

Pinggulku kugerakan maju-mundur menekan vagina Mama Monik yang sudah tertusuk oleh batangku, Mama Monik hanya bisa menahan rasa sakit yang enak dengan memejamkan mata dan melenguh kenikmatan, badannya digoyangkan membuatku semakin semangat menggenjotnya hingga sampai semua batangku masuk ke vaginanya.

“Roy.. nggehh.. ngghh.. batangmu menusuk sampai ke perut.. nich.. agghh.. agghh.. aahh.. eenaakkhh..” Aku pun merasa keheranan karena pada saat masukkan batangku ke vaginanya Mama Monik terasa sempit, tapi sekarang bisa sampai tembus ke perutnya. Payudara Mama Monik yang ranum dan terbungkus kulit yang putih bersih dihiasi puting kecil kemerahan sudah kuterkam dengan mulutku.

Payudara itu sudah kuhisap, kujilat, kugigit dan kukenyot sampai putingnya mengeras seperti batu kerikil dan Mama Monik belingsatan, tangannya membekap kepalaku di payudaranya sedangkan vaginanya terhujam keras oleh batangku selama hampir 1 jam lamanya yang tiba-tiba Mama Monik berteriak dengan lenguhan karena cairan telah keluar dari vaginanya membasahi batangku yang masih di dalam vaginanya, saking banyaknya cairan itu sampai membasahi pahanya dan pahaku hingga berasa lengket.

“Arrgghh.. argghh.. aakkhh.. Mama.. keluar nich Roy.. kamu belum yach..?” Aku tidak menjawab karena tubuhnya kuputar dari posisi terlentang dan sekarang posisi menungging dimana batangku masih tertancap dengan kerasnya di dalam vagina Mama Monik, sedangkan dia sudah lemas tak berdaya. 

Kuhujam vagina Mama Monik berkali-kali sementara Mama Monik yang sudah lemas seakan tidak bergerak menerima hujaman batangku, Payudaranya kutangkap dari belakang dan kuremas-remas, punggungnya kujilat. Hal ini kulakukan sampai 1 jam kemudian di saat Mama Monik meledak lagi mengeluarkan cairan untuk yang kedua kalinya, sedangkan aku mencapai puncak juga dimana cairanku kubuang dalam vagina Mama Monik hingga banjir ke kain sofa saking banyaknya cairanku yang keluar. 

“Akhh.. akh.. Ma, Vagina Mama luar biasa sekali..” Aku pun ambruk setelah hampir 2,5 jam merasakan nikmatnya vagina mertuaku, yang memang nikmat, meniban tubuh Mama Monik yang sudah lemas lebih dulu.

Aku dan Mama terbangun sekitar jam 12.30 malam dan kami pindah tidur ke kamar Mama Monik, setelah terbaring di sebelah Mama dimana kami masih sama-sama bugil karena baju kami ada di sofa, Mama Monik memelukku dan mencium pipiku.

“Roy, Mama benar-benar puas dech, Mama pingin kapan-kapan coba lagi batangmu yach, boleh khan..”

“Boleh Ma, saya pun juga puas bisa mencoba vagina Mama dan sekarangpun yang saya inginkan setiap malam bisa tidur sama Mama jika Vivi nggak pulang.”

“Iya, Roy.. kamu mau ngeloni Mama kalau Vivi pergi?”

“Iya Ma, vagina Mama nikmat sih.”

“Air manimu hangat sekali Roy, berasa dech waktu masuk di dalam vagina Mama.”

“Kita Main lagi Ma..?”

“Iya boleh..”

Kami pun bermain dalam nafsu birahi lagi di tempat tidur Mama hingga menjelang ayam berkokok baru kami tidur. Mulai hari itu aku selalu tidur di kamar Mama jika istriku ada syuting di luar kota dan ini berlangsung sampai sekarang.

Saturday, February 22, 2020

Ngentot Dengan SPG Cantik


KASIR4D - selasa siang di bulan januari aku terpaksa berteduh di sebuah dealer motor kecil di cibubur. hanya ada seorang gadis spg-nya. namanya Erna umur 28 thn, gadis sunda yg manis.  Togel Online
yang aku suka dari dia adalah bibirnya yang agak besar, seksi dan manis.
hampir sejam ngobrol akhirnya hujan berhenti dan aku pulang sambil meminta kartu namanya.

singkat cerita kami sering berhubungan lewat telpon. aku terus terang ttg statusku yg sdh
beristri tapi tampaknya tidak masalah buat dia, katanya banyak berteman banyak berkahnya.
tapi aku memintanya utk menghubungiku hanya siang dng alasan takut istriku salah sangka.

hubungan kami terus makin akrab walau hanya lewat telpon.
ada perasaan romantis setiap kali berbicara ditelpon dng Erna. Erna enak diajak ngobrol apapun
pasti nyambung. Erna pun tampaknya menikmati perhatianku. walau tinggalnya tidak terlalu
jauh, aku biasa mengiriminya kartu pos yang isnya seringkali memuji suaranya, bibirnya atau
alisnya yang tebal atau yang isinya berupa ucapan terimakasih atas persahabatan unik kami.

melihat tanggapan Erna yg hangat, aku yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa aku tidak
jadikan dia selingkuhanku. tiga bln setelah pertemuan pertama, aku mengajaknya ketemuan.
kami janji bertemu di mall cijantung.

rabu sore aku duduk di mcD menunggu Erna, jam 17.45 gadis itu muncul. blue jeans ketat
membentuk pinggul, pantat dan pahanya. dan t-shirt ketat bertulis merk motor jepang
membungkus tubuhnya. buahdadanya terlihat sedang. padahal yang paling aku kagumi dari
wanita adalah buah dada yang besar menantang seperti rizki pritasari. tapi it?s oke mumpung
Erna menyukaiku.

kami ngobrol dan seperti pertemuan pertama gadis ini mmg memikat saat sedang ?ribut?.
sepanjang pertemuan itu Erna tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya.
dia bahkan melap mulutku yang katanya belepotan saos.
mendapat angin aku makin yakin kalau ia mmg menyukaiku.
aku mengantarnya pulang kekontrakannya di cibubur juga (ortunya tinggal di cengkareng). Erna
memintaku singgah sebentar.kuterima ajakannya.

rumahnya kecil ruangnya ada tiga seperti umumya kontrakan di jkt.
suasana romantis yang sdh tercipta sejak di mall cijantung tadi membuat udara di ruang tamu
menyesakkan dadaku. situasi rumah memancing kelakianku.
aku harus mengakhiri pertemuan ini dng kesan yang dalam.
mata Erna menatapku berharap aku memulai sesuatu.

aku pura-pura mau kekamar kecil. Erna mengantarku kedalam. ia berjalan didepanku.
sampai diruang tengah yg adalah kamar tidurnya, kutarik tangannya, tubuh kami berhadapan.
?kenapa mas??
aku tak menjawab pertanyaannya, kutarik tubuhnya, tdk ada perlawanan.
kucium bibirnya , kukulum lembut, terasa aroma burger dimulutnya.
bibirnya yang seksi terasa manis.
Erna mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. tubuhku terangsang

pengakuan Erna, ia belum pernah bercinta, jadinya aku merasa tertantang utk membimbing dan
memberinya kepuasan yg tak akan terlupa.

lama kami berpagut, Erna menikmati pagutan panas kami. aku merasakan tubuhnya memanas.

kulepas t-shirtnya, Erna menurut.
bh Erna berwarna pink, seperti yg kubayangkan susunya sedang. agak menyembul karena bh-nya
yang agak ketat. kujilati lehernya Erna menggelinjang kegelian. ?EHHHH?GELI MAS?? pelukan
Erna mengencang. ia mendesah-desah lembut, ?AAAHH?.. AAAHHHH?..tubuhnya bergerak-gerak
erotis dlm pelukanku membuat nafsuku terus bergerak naik.

kulepas jeans-nya, Erna pasrah dia bahkan membantuku melepas celananya. cd berwarna hitam,
?hhhmmm? warna kusuka, seksi??
kubimbing tubuhnya ke kasur yg terletak diujung ruangan, (Erna tdk punya ranjang)
kurebahkan tubuhnya. aku tersenyum menatapnya. Erna membelai rambutku.
?aku mencintaimu Erna??rayuku menciumi wajahnya
?Erna juga mas? ?

aku mulai bergerilya diatas tubuhnya kujilati lagi lehernya, bagian tubuh wanita yg paling
gampang membuat membuat mereka kegelian. kutelusuri dadanya menuju belahan susunya. tanganku
masuk kebalik bh-nya. kucubit nakal putingnya, Erna meringis, mencubit pundakku.
kulepas bh-nya. sekarang semua terpampang indah dihadapanku. kunikmati susu itu, Erna
mengelinjang keenakan. darahku mendidih

Apa yang dimaksud KASIR4D ? Untuk Lebih Jelasnya Bisa Kunjungi : Kasir4D, Agen Togel, Bandar Togel, Casino Online Terpercaya

aku turun menjilati, menciumi perutnya, kami terbawa suasan panas. yg aku heran kok Erna
membiarkan pintu rumahnya terbuka dan tdk takut ketahuan org lain. yang aku perhatikan ada
beberapa rumah lain dekat sini

aku sampai di atas selangkangannya. kutarik turun pelan cd-nya tangan Erna berhenti
mremas-remas rambutku. dia seperti menunggu sesuatu.

pelan tapi pasti kulorotkan sampai cd-nya terlepas. kusergap selangkangannya dng wajahku.
vaginanya kuoral.

sedikit terpekik Erna menjambak rambutku. jambakan Erna membuatku bergairah.
kuisap, jilat bibir vagina dan klitorisnya. lidahku menelusup masuk keliangnya.
Erna menggelinjang, mengejang. dan bergetar bergantian desahannya berubah menjadi erangan
cepat.
?EEENNNGGGHHHHH???RRRRRR RGGGGGGHHHHHHHHH ?. .. MASSSS??.. OGGHHH?.?

nafasku memburu, vagina Erna terasa gurih. tubuhku ikut bergetar. nikmatnya vagina ini
rasanya lebih nikmat dari vagina istriku yg mulai longgar setelah melahirkan.

dng sigap kubuka semua pakaianku, sekarang akupun telanjang bulat.

kaki Erna menjepit-jepit kepalaku. gadis ini terangsang hebat. tapi rasanya tidak adil kalau
ia terbang sendiri.
kuputar tubuhku menjadi gaya 69. ******ku yg tegang mengacung di wajahnya. Erna shock
sewaktu melihat ******ku, ia terdiam, mungkin tdk tahu harus melakukan apa.

?pegang terus diremas sayang? ajarku.
agak lama baru Erna mau meremas-remas penisku. enak ada sensasi nikmat menyerangku. rasanya
lebih nikmat dr pada kuremas sendiri atau istriku yg meremasnya.
pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari Erna. lama-kelamaan remasan Erna makin pintar dan
lincah. ******ku menegang terus dan terasa panas.

kuteruskan oralku di vaginanya, Erna makin semangat memaini batang kejantananku. vaginanya
basah oleh liur dan lendir.

aku sendiri tidak tahan lagi, ?isap sayang?? pintaku dng nada memelas. mungkin dlm keadaan
fly, Erna menurut saja, dilahapnya ******ku.
pertama agak pelan ragu, tapi kemudian Erna jadi buas.

aku sulit menggambarkan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. luarbiasa. kami berpacu saling
memuaskan. gadis itu tdk perlu diajar banyak utk menikmati anugerah seks ini.

******ku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku. sesaat gerakan Erna menggila
dan tangannya berhenti meremas ******ku. dia akan orgasme.

kuhentikan permainan binal kami. kuputar tubuhku ke posisi tradisional, Erna tampaknya
keberatan.
wajahnya kelu nikmat. ?jangan berhenti mas?.? suaranya berat. nafasnya tersenggal.
?kenapa sayang??? enak ya..?? godaku
Erna mengangguk malu sambil menggigit dadaku.
aku tersentak, ?jangan sayang nanti dilihat istriku?,
tapi terlambat bekas merah halus tergambar didadaku.
?kubalas kau..? kuisap belahan susunya, keras.. cupang merah kini menghiasi susunya.
?kita harus bercinta sebelum cupangmu hilang? ?kalo tidak ada bencana yg bakal menimpa kita?
kataku.
?Ngarang..?

sambil agak menindih tubuhnya, kubelai rambutnya.  Casino Online
?bolehkah perawanmu untukku sayang??
?mmgnya Erna masih perawan skrg mas?? wajahnya agak heran.
?vaginamu dioral tdk berarti keperawananmu hilang? ?tdk ada darah, yg ada hanya lendirmu?

Erna memelukku, ?aku suka pada mas sejak pertemuan pertama dan tiga bulan ini telah jatuh
cinta padamu mas?.
?sekarang aku telanjang dihadapanmu, semua milikmu mas?

?aku sdh beristri? kataku
?aku tidak cemburu padanya? jawabnya polos.

inilah wanita, mereka memberi seks agar mendapatkan cinta. sedang pria memberi cinta utk
mendapatkan seks.

kuciumi wajahnya, Erna membalas. birahi kami kembali bangkit. kulit kami bergesekan membawa
sensasi nokmat.
susunya hangat lembut dan kenyal menggosok dadaku.
?OOOOGGGGHHHHHHHHH?..? aku mengerang nikmat
kami kembali tenggelam dlm kemesuman.

Erna mengerang sewaktu jariku menusuk vaginanya yg banjir. kukocok tdk terlalu dalam, aku tdk
ingin merobek selaputnya, biar ******ku yg merobeknya. ?MAS?.. ENAKKKK? suaranya lirih.

tubuh Erna mmemanas, akupun mendidih.

kutuntun tangannya memegang penisku. ?bantu mas masuk ke vaginamu sayang..?
Erna meremas ******ku dan mengarahkan ke vaginanya.
alat kelamin kami bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya.
inilah pertamakali kami seutuhnya bersatu.
kudorong masuk ******ku yang mengeras seperti batu.
mata Erna terpajam sambil menggigit bibirnya.
pelan? pelan? tertahan. vagina yg basah dan sdh terbuka itu masih sempit utk di masuki

kutarik keluar kemudian masuk, terus berulang
?AAAGGGHH??AAAGGGHH? ?AAAGGGGHHHH? Erna berteriak tertahan setiap kali ******ku mengocoknya.

?SAKIT MAAASSS??suaranya bercampur sakit dan enak
?MAS LEPAS?
?JANGANNN?? tangannya menahan pantatku

terus kukocok, pantatnya bergerak maju mundur.
bercak darah segar menempel di ******ku. akhirnya aku mendapat keperawanannya.

lewat 5 menit??SLEEEPPP?.? penisku tertanam.
?OOOGGGHHHH?.?nikmatnya penisku tertanam, dinding nya mengendut hangat, sebisa mungkin
kutancapkan ******ku sampai menyentuh dasar liangnya.
liang Erna sempit tapi dalam, penisku yg panjangnya sedang saja sekitar 15-16 cm tenggelam
semua.

tubuh Erna mengejang bergetar, ia menggigit lagi dadaku kali ini agak dekat leher. tapi krn
sedang fly aku tidak peduli.

setelah beberapa saat kami meresapi setiap butir kenikmatan. aku mulai mengocok vaginanya.

kami berburu dalam nafsu birahi. aku seperti seorang joki yang duduk diatas kuda. sementara
Erna menggelepar-gelepar seperti ikan kehabisan air.

kamar Erna penuh dengan bau mani, nafas yg memburudan erangan. ?PLAKK?CEEPLAK?CEPLAK. ..?
suara air dan kulit bertepukan

?OGGH?OGH..OGH.. hanya itu yg keluar dr mulutku berulang ulang. pikiranku tersumbat
tubuhku melayang kesurga.

Erna tambah membuatku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang merengek, mengerang
nikmat. berkali-kali ia menceracau tak karuan.
?HHOOOOOOGHHH??..MMMAAAAAS S?. EENNAAAKKK?.
SAAA?KKKIITTT?
?EEvVV? LLAAGGIII??..? ?NNNNNNNGGGGGGGGHHHHHHH??. .?

setelah 10 menit yg rasanya seperti sepuluh thn. tubuh Erna mengejang terdiam, suaranya
tersendat-sendat, ?EGH?EGH?EGH?? Erna memelukku erat.
Erna hampir sampai. kupercepat kocokanku tubuhku ikutan bergetar hebat.

terasa maniku mengaliri ******ku, sebentar lagi aku akan meledak. rasa nikmat menjalar dari
batang ******ku kepaha sampai ujung jariku, mengalir kesekujur tubuhku. inilah rasa yg
sampai skrg tidak bisa dijelaskan dan tak bernama.
geli, nikmat, ingin menangis, lemas bercampur aduk.

kemudian aku tak bisa bergerak, tubuhku kejang otakku berhenti bekerja.

Erna melenguh panjang, ?EEENNNNGGGGHHHHHH???? ?..?
akupun menyusulnya, ?EENNNGGGHHHHHHHHH??.. ??
kami orgasme bersama.

kami berpelukan. aku tetap menindihnya tak ingin mencabut senjataku dari liangnya.
kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.

?terima kasih sayang?,Kau wanita yang hebat? ?kau membawaku kesurga?, kukecup keningnya

?mas aku cinta kau..jangan tinggalkan aku?suaranya lemah

setelah kejadian malam itu, aku menunggu utk menidurinya lagi.

Friday, February 21, 2020

Pertama Kali Ngentot Sama Kontol Gede


KASIR4D - Namaku Rima. Kata orang aku cantik, kulitku kuning, hidungku bangir, sepintas aku mirip Indo. Tinggiku 160cm, ukuran Bhku 34, cukup besar untuk seorang gadis seusiaku. Aku punya pacar,
Dino namanya. Dia kakak kelasku, kami sering ketemu di sekolah.

Dino seorang siswa yang biasa-biasa saja, dia tidak menonjol di sekolahku. Prestasi belajarnya pun biasa saja. Aku tertarik karena dia baik padaku. Entah kebaikan yang tulus atau memang ada maunya. Dia juga mencoba mendekatiku. Di sekolah, aku tergolong populer. Banyak siswa cowok mencari perhatian padaku. Casino Online

Tapi entah mengapa aku memilih Dino. Singkatnya, aku pacaran dengan Dino. Banyak teman-teman cewekku menyayangkannya, padahal masih ada si Anto yang bapaknya pejabat, Si Danu yang juara kelas, Si Andi yang jago basket, dan lainnya. Entah mengapa aku tidak menaruh perhatian pada mereka-mereka itu.

Aku dan Dino telah berjalan kurang lebih 6 bulan. Pacaran kami sembunyi-sembunyi, ya karena kami masih SMP jadi kami masih takut untuk pacaran secara terang-terangan. Orang tuaku sebenarnya melarangku untuk berpacaran, masih kecil katanya. Tetapi apabila cinta telah melekat, apapun jadi nikmat.

Hari Sabtu sepulang sekolah aku janjian sama Dino. Aku mau nemanin dia ke rumah temannya.
Aku bilang ke orang tua bahwa hari Sabtu aku pulang telat karena ada les tambahan.
Aku berbohong. Di tasku. telah kusiapkan kaos dan celana panjang dari rumah. Sepulang sekolah, aku ke wc dan mengganti seragamku dengan baju yang kubawa dari rumah. Dinopun begitu.

Dari sekolah kami yang berada di perbatasan Jakarta Timur dan Selatan, kami naik bis kearah Cipinang, Jakarta Timur, rumah teman Dino. Sesampai disana, aku diperkenalkan dengan teman Dino, Agus namanya. Rumahnya sepi, karena orang tua Agus sedang ke luar kota.
Agus juga bersama pacarnya, Anggi.

Pembantunya pun pulang kampung, sesekali kakak Agus yang telah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Agus dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian kataAgus. Jadi hanya kami berempat di rumah itu. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul.

Tak lama kemudian, Agus dan Dino pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami.
Aku ngobrol dengan Anggi. Dari Anggi, aku tahu bahwa Agus telah berhubungan selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku.

10 menit kemudian, Agus dan Dino kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan
dua toples makanan kecil. Setelah memberikan minuman dan makanan itu,
Agus berdiri dan memutar VCD.Film baru katanya. Aku enggak ngerti,
aku pikir film bioskop biasa. Agus menyilakan kami minum.
Aku minum sirup yang diberikannya. 10 menit berlalu, kepalaku pusing sekali,
bersamaan dengan itu ada rasa aneh menyelimuti tubuhku.

Rasa..hangat merinding di tv tampak adegan seorang wanita bule yang sedang
dientot oleh 2 laki-laki, satu negro dan satu lagi bule juga.
Aku berniat untuk pulang, tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk
tetap menyaksikan film itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton blue film.
Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah
rangsangan di badanku semakin menggila.

Aku lihat Agus dan Anggi sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bulat
di hadapan aku dan Dino.Mereka saling berpelukan, berpagutan tampak
Agus menciumi tetek Anggi yang mungil Agus lalu mengisep-isep pentilnya
tampaknya keduanya sudah sering melakukannya .
Mereka tampak tidak canggung lagi Anggi mengisep-isep peler
Agus persis seperti kejadian di film blue itu .
Anggi juga sepertinya telah terbiasa Kontol Agus bak permen, diisep,
dikulum oleh Anggi Dino merapatkan tubuhnya kepadaku.

Apa yang dimaksud KASIR4D ? Untuk Lebih Jelasnya Bisa Kunjungi : Kasir4D, Agen Togel, Bandar Togel, Casino Online Terpercaya

“Rim .kamu sayang aku enggak?”tanyanya padaku. “Eh..emang kenapa, Din ?
”kataku kaget karena aku masih asyik menyaksikan Agus dan Anggi “
Aku pengen kayak gitu .”kata Agus sambil menunjuk pada Agus dan Anggi yang semakin hot. Tampak Agus mulai menindih Anggi, dan memasukkan batang kontolnya ke nonok Anggi.

Dengan diikuti teriakan kecil Anggi, batang kontol itu masuk seluruhnya ke nonok Anggi.
Gairahku melonjak-lonjak entah kenapa?Seluruh badanku merinding.”Rima?”kata Dino lagi.
“Eh enggak ah enggak mau malu .”kataku. “Malu sama siapa?”kata Dino.

Tangannya mulai merayapi dadaku. Kutepis pelan tangannya.
“Malu sama Agus dan Anggi tuh “kataku. “Ah mereka aja cuek ayo dong
Rima aku sudah enggak tahan nih “kata Dino. “Ah..jangan ah “kataku.
Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Agus dan Anggi.
Tak terasa tangan Dino mulai membuka kancing bajuku.
Entah kenapa aku membiarkannya sehingga bajuku terbuka.
Aku hanya mengenakan BH dan celanapanjang jeans.

Adegan di TV makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di entot tiga orang bule dua orang memasukkan kontolnya ke memek dan pantatnya sedangkan yang satunya kontolnya lagi diisep oleh si wanita. Kesempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan Tangan Dino mulai merayapi dan meremas-remas buah dadaku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun.

Aku menggelinjang, geli nikmat ah..baru pertama kali aku merasakan ini. ”Buka Bhnya, ya sayang “pinta Dino. Aku mengangguk, aku jadi ingin merasakan lebih nikmat lagi Dengan cekatan Dino membuka Bhku.. aku sekarang benar-benar telanjang dada.

Dino mengisepi pentilku memencet-memencet buah dadaku yang masih kenyal dan bagus “Tetekmu enak bener, sayang belum pernah ada yang pegang yaa”kata Dino sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku “Belum Din ahhh enak Din terus terus..jangan berhenti .”kataku. Kenikmatan itu baru kali ini aku rasakan. Kulirik Agus dan Anggi, mereka sekarang bermain doggy style.

Anggi berposisi nungging dan Agus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila “Buka celanamu ya sayang aku udah pengen nih “pinta Dino. “Jangan Din takut .”kataku. “Takut apa sayang?”kata Dino. “Takut hamil “kataku. “Enggak Din, aku nanti keluarnya di luar memekmu sayang kalo hamilpun aku akan tanggung jawab, percayalah “katanya.

Aku diam saja Dino mulai membuka ristleting celanaku, aku diamkan saja .tak lama kemudian, dia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Dino pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Dinopun membukaseluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat.

Tangan Dino tetap meremas-remas tetekku Kulirik Agus dan Anggi, eh mereka bersodomi Anggi sudah biasa bersodomi rupanya kulihat kontol Agus maju mundur di pantat Anggi sedangkan tangan kiri Anggi mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah basah Erangan mereka terdengar makin sering .Dino terus mengerjaiku, tangannya mulai merayapi jembutku. Salah satu jarinya dimasukkan ke nonokku”Ah..sakit, pelan-pelan, Din..”teriakku ketika jari itu memasuki nonokku.

Dino agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kemaluanku tak lama kemudian nonokku basah . “Din, isep dong punyaku “pinta Dino sambil menyodorkan kontolnya ke mukaku. “Ah..enggak ah “kataku menolak. “Jijik ya? Punyaku bersih kok ayo dong Anggi saja berani tuh “pinta Dino memelas.

Dengan ragu aku pegang kontol Dino. Baru sekali ini aku memegang punya laki-laki. Ternyata liat dan keras. Kontol Dino sudah berdiri tegang rupanya. “Ayo dong Rima sayang “pinta Dino lagi. Dengan ragu kumasukkan kontol itu ke mulutku, aku diamkan kontol itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal “Hisap dong sayang seperti kamu makan permen “Dino mengajariku.  Togel Online

Pelan-pelankuisap-isap, kujilati bolong kontol itu dengan lidahku lama kelamaan aku merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras..kusedot-sedot, kujilati .kumaju mundurkan kontol itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Dino. “Ah ah. uuuhhh enak sayang teruskan ..” erang Dino. Tangan Dino terus mengucek-ucek nonokku.

Sudah tidak sakit lagi sekarang, mungkin sudah basah Aku jadi senang mengisap kontol Dino terus kulomoh kuisap..kujilati kusedot-sedot ih..enak juga, pikirku Tiba-tiba Dino menarik kontolnya dan mengarahkannya ke nonokku Aku pasrah, dimasukkannya kontolnya ternyata meleset,

Dino melumuri tangannya dengan ludahnya kemudian tangannya itu diusapkan ke kontolnya dan mencoba lagi memasukkan kontolnya ke liang nonokku, ketika kepalanya masuk ke nonokku, aku berteriak”Aduuh sakit Din pelan-pelan dong ” Gairah semakin meninggi .aku ingin merasakan kenikmatan lebih.

Dino melesakkan kontolnya ke nonokku pelan kurasakan sesak nonokku ketika kepala kontol itu masuk ke dalamnya Dino lagi menghentakkan kontolnya sehingga amblas semuanya ke dalam nonokku .”Ahhh perih Din “kataku. Dino diam sebentar memberikan waktu kepadaku untuk menenangkan diri. “Tenang Din, sebentar lagi kamu akan terbiasa kok “katanya. Pelan-pelan Dino mengocokkontolnya di nonokku.

Masih terasa perih sedikit kocokkan Dino semakin kencang Aneh, perih itu sudah tidak terasa lagi, yang ada hanya rasa nikmat nikmat sekali “Terus Din Terus ahhhh ah .enak .”kataku. Sempat kulirik Agus dan Anggi masih terus bersodomi. Gimana rasanya disodomi ya, pikirku Agus semakin menggencarkan kocokkanyya Aku semakin menggelinjang .

ah ternyata ngentot itu nikmat .surga dunia coba dari dulu.. kataku dalam hati .”Din ah.ah .aku aku .”entah apa yang aku ingin ucapkan. Ada sesuatu yang ingin kukeluarkan dari nonokku entah apa “Keluarkan saja sayang kamu mau keluar .”kata Dino. “Ahh iya Din aku mau keluar ..”tak lama kemudian terasa cairan hangat dari nonokku .

Dino terus mengocok kontolnya kuat juga pacarku ini, pikirku. “Satu nol, sayang”kata Dino tersenyum. Dino mencopot kontolnya, aku sedikit kecewa “Kenapa dicopot Din..”tanyaku. “Kita coba doggy style, sayang “jawabnya sambil membimbingku berposisi seperti anjing.

Dino menusukan kontolnya lagi sekarang badanku terguncang-guncang keras terdengar erangankeras dari Anggi dan Agus, mereka ternyata telah mencapai puncaknya kulihat peluh bercucuran dari kedua tubuh mereka, dan akhirnya mereka terkapar kenikmatan tampak wajah puas dari mereka berdua Aku sudah hampir tiga kali keluar Dino tampak belum apa-apa dia terus mengocok kontolnya di memekku.

Sudah hampir ¾ jam aku dientot Dino, tapi tampaknya Dino belum menunjukkan akan selesai. Kuat juga aku lemes sekali lalu Dino mencopot lagi kontolnya dan mengambil baby oil yang tersedia dekat kakinya. Aku ingat baby oil itudipakai untuk melumuri pantat Anggi ketika mau disodomi .eh apakah aku mau disodomi Dino? “Mau ngapain Din “tanyaku penasaran .

”Seperti Anggi dan Agus lakukan, Rima aku ingin menyodomimu sayang “jawabnya. Sebenarnya aku takut, tapi terdorong rasa gairahku yang melonjak-lonjak dan keingin tahuanku rasanya disodomi, maka aku mendiamkannya ketika Dino mulai mengolesi lubang pantatku dengan baby oil.

Tak lama kemudian, kontol Dino yang masih keras itu diarahkan ke pantatku meleset dicoba lagi kepala kontol Dino tampak mulai merayapi lubang pantatku “Aduuuh sakit Din “kataku ketika kontol itu mulai masuk pantatku. “Tenang sayang nanti juga enggak sakit “jawab Dino sambil melesakkan bagian kontolnya kepalanya sudah seluruhnya masuk ke pantatku “Aduuuhh sakiiiitt “kataku lagi.

“Tenang Rim, nanti enak deh..aku jadi ketagihan sekarang “kata Anggi sambil mengelus rambutku dan menenangkanku. “Kamu sudah sering disodomi, Nggi?”tanyaku. “Wah bukan sering lagi hampir tiap hari kadang aku yang minta abis enak sih udah tenang saja ayo Dino coba lagi nanti pacarmu pasti ketagihan ayo..”kata Anggi sambil menyuruh Dino mencoba lagi.

Dino mendesakkan lagi kontolnya sehingga seluruhnya amblas ke pantatku. Terasa perih di pantatku .”Tuuh kan sudah masuk tuh enak kan nanti pantatmu juga terbiasa kok kayak pantatku ini enak kan jadi enggak ada hari libur, kalo lagi mens-pun tetap bisa dientot hi hihi “kata Anggi. Aku diam saja. Ternyata sakit kalo disodomi .Dino mulai mengocok kontolnya di pantatku. “Pelan-pelan, Din masih sakit “pintaku pada Dino.

“Iya sayang enak nih sempit”katanya. Anggi ke belakang pantatku dan mengucek-ucek nonokku dengan tangannya aku semakin menggelinjang nikmat “Anggi ah .enak “kataku. “Ayo Din, kocok terus, biar aku mengucek nonoknya, biar rasa sakit itu bercampur rasa nikmat”kata Anggi pada Dino. Benarsekarang rasa sakit itu tidak muncul lagi hanya nikmat .”Hai sayang ini ada lobang nganggur mau pake? Boleh kan Dino? Lubang yang satu ini dipake pacarku Agus “kata Anggi.

“Tanya Rima saja deh, aku lagi asyik nih”jawab Agus sambil terus mengocok kontolnya di pantatku. “Gimana Rima? Bolehkan? Enak lo di dobelin aku sering kok “pinta Anggi. “Ah..jangan deh “kataku.”Sudahlah Rima, kasih saja aku rela kok”kata Dino. Tiba-tiba Agus merayap di bawahku dan menciumi tetekku. Kontolnya dipegang oleh Anggi dan diarahkan ke nonokku.

Dengan sekali hentakan, kontol itu masuk ke nonokku. “Jaang “kataku hendak berteriak jangan tetapi terlambat, kontol itu sudah masuk ke nonokku. Jadilah aku dientot dan disodomi. ½ jam Agus dan Dino mengocok kontolku.

Aku lemes sekali baru sekali dientot sudah diduain tanganku sudah tidak kuat menopang badanku. Kakiku lemes sekali. Kenikmatan itu sendiri tidak adaduanya .aku sebenarnya jadi senang dientot berdua begini tapi mungkin kali ini kurang siap.

Aku keluar 2 kali sebelum Agus mencopot kontolnya dan memasukkan kontolnya ke mulut Anggi. Anggi menghirup peju yang keluar dari kontol Agus dengan nikmat. Kemudian Dino melakukan hal yang sama, tadinya aku ragu untuk menghirupnya, tapi lagi-lagi rasa penarasan pada diriku membuatku ingin rasanya menikmati pejunya Dino. Dino memuntahkan pejunya dimulutku akupun menelannya.

Ah..rasanya asin dan agak amis setelah kontolnya bersih, Dino mencopot kontolnya dan menciumku yang sudah KO di kasur. “Terima kasih sayang aku puas dan sayang sama kamu “katanya lembut. Aku diam saja sambil merasakan kenikmatan yang baru pertama kali aku rasakan. Badanku lemes sekali Kulihat di seprai ada bercak merah..darah keperawananku dan mungkin bercampur dengan sedikit darah dari pantatku yang mungkin juga sobek karena dirasuki kontol Dino.

Aku mencoba duduk, ah masih terasa sakit di kedua lubangku itu, lalu aku menangis di pelukan Dino .”Din, aku sudah enggak perawan lagi sekarang jangan tinggalkan aku yaa .”kataku pada Dino. Kulihat Anggi dan Agus sudah tidur berpelukan dalam keadaan telanjang bulat.

“Iya sayang aku makin cinta sama kamu aku janji enggak akan meninggalkanmu tapi kamu harus janji yaa “katanya. “Bener Din? Kamu enggak ninggalin aku? Tapi janji apa ?”kataku balik bertanya. “Janji, kita akan mengulangi ini lagi aku bener-bener ketagihan sekarang sama nonokmu dan juga pantatmu, sayang “kata Dino sambil mengelus rambutku.

Aku diam saja, aku juga ingin lagi..aku juga ketagihan kataku dalam hati. “Janji ya sayang “katanya lagi mendesakku. Aku hanya mengangguk. “Sudah jangan nangis sekarang kamu mau langsung pulang atau mau istirahat dulu?”tawar Dino.

Aku pilih istirahat dulu lalu akupun tertidur berpelukan dengan Dino. Hari ini baru pertama kali aku merasakan begitu nikmatnya  ngsex.